Antisipasi Banjir di Jln. Raya Bandung-Garut, Aher Minta Sungai Cikijing Dinormalisasi

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, saat sidak ke PT Kahatek, Cimanggung, Sumedang, Jum'at (26/4).(DEDE SUHERLAN/WARTA-24.COM)

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, saat sidak ke PT Kahatek, Cimanggung, Sumedang, Jum’at (26/4).(DEDE SUHERLAN/WARTA-24.COM)

SUMEDANG, WARTA-24: Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, mengatakan kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Raya Bandung-Garut, tepatnya di depan PT Kahatek, disebabkan oleh dua faktor yakni meluapnya sungai Cikijing di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang dan banyaknya pedagang kaki lima (PKL) di depan Kahatek yang menghabiskan badan jalan saat berjualan.
“Kedua masalah ini harus secepatnya diselesaikan. Jika tidak, kemacetan bahkan bencana banjir di Kecamatan Cimanggung tidak akan bisa diminimalisir,” ujar Aher saat sidak ke PT Kahatek. Saat sidak juga hadir Wakapolda Jabar, Staf Ahli pangdam III Siliwangi, Kapolres Sumedang, Dirlantas Polres Sumedng, dan Muspika Kecamatan Jatinangor serta Kecamatan  Cimanggung, Jum’at (26/4).

Menurut Aher, banjir di sepanjang Jalan Raya Bandung-Garut serta PKL di depan PT Kahatek harus menjadi fokus utama pada tahun ini.

“Untuk sungai Cikijing, sepertinya kita harus melakukan normalisasi upaya meminimalisir terjadinya banjir yang menyebabkan kemacetan. Sedangkan untuk PKL di depan Kahatek harus ditiadakan namun tanpa merugikan PKL tersebut, karena mereka sama-sama mencari uang. Alangkah baiknya jika mereka direlokasi,” Tandasnya.

Solusinya, kata  Aher, untuk menyelesaikan masalah tersebut, harus dirancang sedemikian rupa tanpa ada yang merasa dirugikan. Sehingga, jalan dan trotoar bisa dinikmati masyarakat.

“Untuk masalah anggaran, itu nanti akan dialokasikan untuk normalisasi sungai Cikijing baik dari pemerintah provinsi (pemprov), pemerintah kabupaten, maupun perusahaan yang ada di Kecamatan Jatinangor dan Kecamatan Cimanggung,” tutur Aher.

Aher menambahkan, pada tahun 2013 ini Pemprov Jabar akan merancang normalisasi sungai Cikijing sekaligus melakukan detailed engineering design (DED). Untuk  pelaksanaannya, lanjut dia, dipastikan pada tahun 2014.(des)

Komentar

komentar